Tulisan ini saya postingkan berdasarkan pengalaman saya dan dipersembahkan buat teman mahasiswa-mahasiswi seangkatan yang lagi sibuk-sibuknya bikin sekripsi, itu tuh syarat untuk mendapatkan gelar dan bagi semua pembaca yang membaca artikel ini.hehe….
cerita ini berawal.wesss….kaya pendongeng aja!
Awal cerita seorang guru desa yang karena tuntutan profesi melanjutkan kuliah ke sebuah universitas tertua di Kalimantan Selatan ya….manalagi kalau bukan UNLAM. Pertama kuliah penulis merasa mahasiswa yang paling tua eh, ternyata masih banyak yang lebih tua.
Pengalaman pertama begitu menggoda selanjutnya terserah anda, pepatah tersebut penulis ibaratkan semangat para mahasiswa yang sudah rada-rada tua kadang semangatnya maju, kadang semangatnya mundur.wahhh….maju mundur dong jadinya!Semester pertama berlalu semangat penulis untuk kuliah masih mengggoda-goda (gebo-gebo) masak kalah sama yang muda, semester kedua datar-datar saja,nah semester tiga dan empat semangat penulis mulai redup entah mengapa bis begini, penulis mengira alasan cuma karena tanggung jawab yang banyak, sebagai ayah dari 3 anak, sebagai bapak dari murid-murid di sekolah dannnn tugas kuliah yang sangat banyak. step by step (beh, guru desa pakai bahasa inggris) kendala dan halangan penulis hadapi dan akhirnya sampailah pada tugas akhir yakni membuat sekripsi, mendengar para mahasiswa yang sudah-sudah membuat sekripsi sangat susah kadang tidak ketemu dosen pembimbing dan kadang juga bisa dimarahi. (dosen lagi kalut red)
Akhir semester empat dosen pembimbing sudah di umumkan, penulis melihat nama penulis dan nama dosen pembimbing terpampang lalu dalam hati penulis berkata”kaya pa am maulah sekripsi” (membuat sekripsi.red), dengan dukungan teman-teman yang memberi semangat penulis bertekad maju terus pantang mundur.
Judul penelitian sudah penulis buat dan saatnya berangkat untuk menemui dosen pembimbing buat konsultasi, hehe……langkah kaki berpijak ke arah ruangan dosen pembimbing dan ternyata penulis disambut dengan ramah tidak seperti kata teman dosen pembimbing itu susah untuk di temui tapi inilah kewajiban penulis “Menjadi Mahasiswa Sesungguhnya”
Maaf ya postingnya jelek, maklum lagi belajar..